CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya

Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan kembali menjadi pusat perhatian publik pada Minggu, 7 Juni 2026, dengan digelarnya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD). Acara ini menandai pengoperasian kembali salah satu lokasi CFD strategis di Ibu Kota, menyusul evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap pelaksanaan perdana CFD Rasuna Said pada 10 Mei 2026 lalu. Pelaksanaan awal tersebut memang sempat menuai beragam kritik dari masyarakat, terutama terkait kepadatan, kurangnya fasilitas penunjang, serta potensi kemacetan di area sekitar yang belum terkelola optimal.
Belajar dari pengalaman sebelumnya, Pemprov Jakarta kini mengaku telah melakukan serangkaian persiapan matang untuk memastikan CFD kali ini berjalan lebih tertib, nyaman, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga. Salah satu penyesuaian signifikan adalah pembatasan durasi kegiatan CFD di kawasan Rasuna Said hingga pukul 09.00 WIB. Durasi yang lebih singkat ini, dibandingkan dengan CFD di kawasan Sudirman-Thamrin yang biasanya berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, diharapkan dapat membantu mengelola keramaian secara lebih efektif, meminimalisir potensi penumpukan massa, dan memungkinkan arus lalu lintas kembali normal lebih cepat.
Penyesuaian durasi ini bukan tanpa alasan. Pemprov Jakarta memahami bahwa manajemen keramaian adalah kunci sukses sebuah acara publik berskala besar seperti CFD. Dengan waktu yang lebih terukur, petugas di lapangan dapat lebih fokus dalam mengawasi dan mengarahkan pengunjung, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal. Selain itu, durasi yang lebih pendek juga memberi ruang bagi tim kebersihan untuk segera bertindak setelah acara usai, menjaga kebersihan dan estetika kawasan Rasuna Said.
Mengutip akun Instagram resmi Pemprov Jakarta, CFD Rasuna Said pada Minggu ini tidak hanya sekadar menghadirkan kawasan bebas kendaraan bermotor. Beragam kegiatan menarik dan edukatif telah disiapkan untuk memanjakan pengunjung dari berbagai kalangan usia. Fokus utama dari kegiatan kali ini adalah kombinasi antara hiburan, edukasi lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan inklusivitas sosial.
Salah satu agenda yang patut dinantikan adalah "Parade Pilah Sampah". Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, khususnya pemilahan sampah dari rumah. Melalui parade ini, diharapkan pesan-pesan lingkungan dapat disampaikan secara kreatif dan menyenangkan, mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan kota Jakarta. Para peserta parade juga akan diajak untuk memahami jenis-jenis sampah dan bagaimana cara memilahnya dengan benar, sejalan dengan program Jakarta Bebas Sampah.
Tidak hanya itu, untuk memperkaya pengalaman pengunjung, serangkaian "Atraksi Budaya" juga akan turut memeriahkan suasana. Atraksi ini kemungkinan besar akan menampilkan kekayaan seni dan budaya Betawi serta daerah lain di Indonesia, seperti tari-tarian tradisional, musik daerah, atau pertunjukan seni bela diri. Kehadiran atraksi budaya ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri, memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda, dan menjadi hiburan yang edukatif bagi seluruh keluarga.
Bagi mereka yang merindukan suasana tempo dulu, "Permainan Tradisional Bernuansa Nostalgia" juga akan disiapkan. Area khusus akan didedikasikan untuk berbagai permainan rakyat seperti engklek, congklak, egrang, atau tarik tambang. Ini adalah kesempatan emas bagi orang tua untuk bernostalgia dan memperkenalkan permainan masa kecil mereka kepada anak-anak, menjauhkan sejenak dari gawai, dan mendorong interaksi sosial serta aktivitas fisik di ruang terbuka.
Aspek inklusivitas menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan CFD kali ini. Tersedia pula layanan "Pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) Transportasi Umum" yang diperuntukkan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Program ini bertujuan untuk mempermudah akses transportasi publik bagi kelompok rentan, sehingga mereka dapat menikmati fasilitas kota tanpa hambatan biaya. Dengan kuota maksimal 50 orang, pendaftaran ini diharapkan dapat menjangkau mereka yang membutuhkan dan meningkatkan mobilitas serta kemandirian kelompok lansia dan disabilitas di Jakarta. Petugas akan siap membantu proses pendaftaran dan memberikan informasi yang diperlukan.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengikuti "Bazar Pangan Murah", sebuah inisiatif yang sangat dinanti-nantikan, terutama di tengah kebutuhan akan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Bazar ini akan menyediakan berbagai produk pangan dari petani dan produsen lokal, memberikan alternatif belanja yang ekonomis sekaligus mendukung perekonomian daerah. Kehadiran bazar ini juga menjadi wujud kepedulian Pemprov terhadap kesejahteraan masyarakat.
Program lingkungan lainnya yang menarik adalah "Penukaran Sampah Anorganik dengan Suvenir Menarik". Pengunjung diajak untuk membawa sampah anorganik yang telah dipilah dari rumah, seperti botol plastik, kertas, atau kardus, untuk ditukarkan dengan suvenir unik yang telah disiapkan. Inisiatif ini tidak hanya mendorong praktik daur ulang, tetapi juga memberikan penghargaan kepada warga yang peduli lingkungan. Suvenir yang ditawarkan bisa berupa tas belanja ramah lingkungan, tumbler, atau produk kerajinan daur ulang lainnya.
Tak ketinggalan, untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta, akan digelar "Festival UMKM". Festival ini akan menjadi wadah bagi para UMKM untuk memamerkan dan menjual produk-produk unggulan mereka, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fesyen, hingga produk kreatif lainnya. Kehadiran Festival UMKM diharapkan dapat membantu memulihkan dan meningkatkan geliat ekonomi lokal, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menemukan produk-produk unik dan berkualitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
"Yuk, ramaikan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Rasuna Said pada Minggu, 7 Juni 2026, mulai pukul 05.30 WIB," tulis Pemprov Jakarta, seperti dikutip pada Sabtu (6/6/2026), mengajak seluruh warga Jakarta untuk berpartisipasi dan menikmati keseruan acara ini.
Khusus pada pelaksanaan kali ini, Pemprov Jakarta juga menghadirkan figur publik kenamaan, Cinta Laura, sebagai bintang tamu spesial. Kehadiran Cinta Laura diharapkan dapat menambah semarak acara, menarik lebih banyak pengunjung, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Sebagai sosok yang dikenal aktif dalam berbagai kampanye sosial dan lingkungan, Cinta Laura diharapkan dapat turut menyuarakan pesan-pesan positif terkait gaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, dan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membangun kota.
"Akhir pekan kamu bakal makin seru dengan berbagai aktivitas menarik, parade pilah sampah, bazar pangan murah, hingga kehadiran bintang tamu spesial, Cinta Laura," jelas Pemprov Jakarta, menjanjikan pengalaman akhir pekan yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.
Untuk kelancaran dan keamanan acara, beberapa ruas jalan di sekitar kawasan Rasuna Said akan ditutup sementara selama pelaksanaan CFD. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan informasi penutupan jalan ini dan merencanakan rute perjalanan alternatif. Berikut adalah ruas jalan yang akan ditutup sementara selama pelaksanaan CFD di Rasuna Said:
Segmen Utara-Selatan
- Jl. Gembira
- Jl. Raya Casablanca
Segmen Selatan-Utara
- Jl. Prof. Dr. Satrio
- Jl. Setiabudi Utara Raya
- Jl. Setiabudi Tengah
Penutupan jalan ini akan dimulai sejak pukul 05.00 WIB dan akan dibuka kembali setelah kegiatan CFD selesai, sekitar pukul 09.30 WIB. Pengendara kendaraan bermotor diharapkan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan dari petugas di lapangan. Disarankan bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke CFD Rasuna Said untuk menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta, MRT Jakarta, atau ojek online guna menghindari kemacetan dan kesulitan mencari tempat parkir. Beberapa titik pemberhentian TransJakarta dan stasiun MRT berada dalam jangkauan berjalan kaki dari lokasi CFD.
Penyelenggaraan CFD di Rasuna Said ini bukan hanya sekadar acara mingguan, melainkan bagian dari komitmen Pemprov Jakarta untuk mewujudkan kota yang lebih hijau, sehat, dan humanis. CFD menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mengurangi emisi gas buang, mendorong gaya hidup aktif, serta memperkuat ikatan sosial antarwarga. Dengan berbagai persiapan dan inovasi yang telah dilakukan, CFD Rasuna Said kali ini diharapkan dapat menjadi contoh sukses pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang aman, nyaman, dan penuh manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari keseruan ini dan bersama-sama menciptakan Jakarta yang lebih baik.


